Wednesday, July 27, 2016

Contoh Zat Adiktif yang Digunakan pada Bahan Makanan

  • Zat adiktif adalah zat yang ditambahkan pada makanan
  • Macam – macamnya : pewarna, pemanis, pengawet, antioksidan, penyedap rasa, perisa/perasa, pengemulsi, dll

1. Pewarna
  •  Tujuan penggunaan: supaya makanan terlihat menarik
  •  Alami

Warna
Nama
Didapat dari
Hijau
Klorofil
Daun pandan & suji
Kuning
Kurkumin
Kunyit
Orange
Betakarotin
Wortel, pepaya
Merah
Kopxantin
cabe
Ungu
Violet
Buah bit

  • Buatan


Biru
Utamarin
Biru berlian
Indigotin


Merah
Ponceau lir
Allura
Karmoisin
eritrosin

Kuning
Tartazin
Sunset yellow (orange)
Fcf kuning

2. Pemanis
  • Tujuan penggunaan : supaya makanan lebih manis
  • Alami : gula tebu, gula aren, madu
  • Buatan : aspartame, sakarin, siklamat, sorbitol
  • Pemanis yang tidak boleh digunakan pada makanan diantaranya dulsin dan p4000


3. Pengawet
  • Tujuan penggunaan : supaya tahan lama, untuk menghambat pertumbuhan bakteri, untuk mempertahankan struktur makanan
  • Pengawetan cara alami:
    1. Didinginkan, pengawetan pada ikan, daging, sayur, buah
    2. Diasinkan, pengawetan pada ikan, daging, telur
    3. Pemanisan, pengawetan pada buah
    4. Pengasapan, pengawetan pada ikan dan daging
    5. Pengasaman, pengawetan pada sayuran
  • Pengawetan secara sintesis: dengan menggunakan, diantaranya

    1. Asam benzoate / natrium benzoat, pengawetan pada saribuah, kecap, saus
    2. Natrium nitrit / sendawa chili, pengawetan pada daging olahan, sosis, nugget, dll

  • Pengawet sintesis yang tidak boleh digunakan pada makanan diantaranya formalin dan boraks


4. Antioksidan
  • Tujuan penggunaan : menghambat terjadinya oksidasi dan supaya makanan tidak bau tengik
  • Contoh antioksidan alami : vit c, vit E, letisin
  • Contoh antioksidan sintesis : TBHQ, PG, BHA, BHT
  • Contoh bahan makanan yang menggunakan tambahan antioksidan adalah minyak dan mentega


5. Penyaedap Rasa
  • Tujuan penggunaan : memperlezat rasa makanan
  • Penyedap rasa alami : bawang merah, bawang putih, merica, gula
  • Penyedap rasa sintesis : HVP, MSG (mono sodium glutamate)
  • MSG dibuat dari fermentasi tebu dengan bakteri Micrococcus glutamicius  dan jika dikonsumsi berlebih dapat menyebabkan penyakit sinrom CRS (chinese restaurant syndrome)


6. Perisa / Perasa
  • Tujuan penggunaan : supaya makanan beraroma menarik
  • Perisa alami : vanili, daun pandan, kyu manis
  • Perisa sintesis : amil asetat, aktil asetat, butyl asetat


7. Pengmulsi
  • Tujuan penggunaan : sebagai bahan pengembang
  • Contoh : ovalet sp

Monday, July 25, 2016

Rangkuman Biologi “Sistem Reproduksi” SMA kelas 11

  1. SISTEM REPRODUKSI PRIA

  • Organ reproduksi pria berupa skrotum, yaitu kantung longgar dari kulit, fasia dan otot polos yang membungkus testis di luar  tubuh.
  • Fasia skrotum mengandung otot dortos yang mampu berkontraksi membentuk kerutan sebagai respon terhadap udara dingin maupun rangsang seksual dan otot kremaster yang berfungsi mengatur suhu lingkingungan testis.
  • Di dalam testis terdapat tubulus seminiferus sebagai tempat terjadinya spermatogenesis dan di tubulus tersebut terdapat sel sertoli yang berfungsi memberikan nutrisi bagi sperma yang sedang berkembang dan ada juga sel leydig yang berfungsi mensekresikan hormon androgen berupa testosteron dan dihidrotestotero.
  • Saluran reproduksi pria meliputi :
1. epididimis yang berliku-liku dan sangat panjang dan bermuara di dalam testis, berfungsi utuk menyimpan sperma.
2. vas deferens yang biasanya diikat atau dipotong saat seorang pria melakukan vasektomi.
3. saluran ejakulasi yang menyekresikan sperma ke vesikula seminalis.
4. uretra yang berfungsi sebagai saluran pembuangan dan kelamin.
  • Kelenjar aksesori pada pria :
1. kelenjar prostat, terletak di bawah kandung kemih dan menghasilkan cairan yang bersifat alkalis, menyerupai susu yang akan meningkatkan mortalitas sperma dan membesar saat usia remaja hingga 20 tahun.
           2. vesikula seminalis, merupakan kantong berkelok-kelok yang bermuara di duktus ejakulatorius.
  • Fungsi penis : untuk kopulasi dan eksresi.
  • Hormone yang diproduksi testis :
                1.hormon testosterone : berfungsi saat janin yaitu untuk penurunan testis dalam skrotum dan pada saat dewasa untuk tumbuh dan berkembang.
                2. hormon hipofisis ;
                   Fsh : berperan saat spermatogenesis
                   Lh : di dalam testis mensekresikan testosterone
  • Pada saat spermatogenesis dihasilkan spermatid yang akan berkembang menjadi sperma setelah spermiogenesis.


2. SISTEM REPRODUKSI WANITA

  • Organ reproduksi wanita:

1. ovarium : sebagai tempat oogenesis dan penghasil hormone progesterone dan estrogen
2. tuba fallopi : tempat fertilisasi dengan bagian ujung terbuka berbentuk corong dangan fimbrie untuk menangkap ovum dari ovarium yang disebut infundi bullum.
3. uterus : tempat implantasi dan pertumbuhan janin, dinding dalamnya disebut endomatrium yang mengalami perubahan selama siklus menstuasi.
  • Hormon kelamin wanita :
           1. estrogen : dihasilkan oleh ovarium dan plasenta
           2. progesterone : diasilkan oleh ovarium, fungsinya merangsang pertumbuhan endomatrium
uterus untuk persiapan implantasi zigot
3. LH : dihasilkan oleh hipofisis, fungsinya untuk ovulasi
4. FH: berfungsi untuk merangsang ovarium memproduksi hormone estrogen dan hormone progesterone serta memacu pertumbuhan dan perkembangan folikel (ovum)
  • Hormone- hormone yang membantu persalinan; relaksin, estrogen, dan oksitosin.
  • Pada saat oogenesis yang terjadi di ovarium dihasilkan satu ovum fungsional dan tiga badan polar yang tidak fungsional.
  • Pada 30 hari siklus menstruasi, ovulasi terjadi pada hari ke 15 dari hari pertama menstruasi.


3. KELAINAN SISTEM REPRODUKSI

Kelainan orkitis adalah peradangan pada testis akibat infeksi virus parotitis.
Penyakit menular seksual diantaranya AIDS, gonorrhea, dan sipilis.


                

Kuliah Penting Ga Sih?

Sepenting apakah kuliah itu? Apakah saya tidak akan bisa sukses jika saya tidak berkuliah? Mungkin pertanyaan tersebut pernah terlintas ...