- SISTEM REPRODUKSI PRIA
- Organ reproduksi pria berupa skrotum, yaitu kantung longgar dari kulit, fasia dan otot polos yang membungkus testis di luar tubuh.
- Fasia skrotum mengandung otot dortos yang mampu berkontraksi membentuk kerutan sebagai respon terhadap udara dingin maupun rangsang seksual dan otot kremaster yang berfungsi mengatur suhu lingkingungan testis.
- Di dalam testis terdapat tubulus seminiferus sebagai tempat terjadinya spermatogenesis dan di tubulus tersebut terdapat sel sertoli yang berfungsi memberikan nutrisi bagi sperma yang sedang berkembang dan ada juga sel leydig yang berfungsi mensekresikan hormon androgen berupa testosteron dan dihidrotestotero.
- Saluran reproduksi pria meliputi :
1. epididimis yang berliku-liku dan
sangat panjang dan bermuara di dalam testis, berfungsi utuk menyimpan sperma.
2. vas deferens yang biasanya
diikat atau dipotong saat seorang pria melakukan vasektomi.
3. saluran ejakulasi yang
menyekresikan sperma ke vesikula seminalis.
4. uretra yang berfungsi sebagai
saluran pembuangan dan kelamin.
- Kelenjar aksesori pada pria :
1. kelenjar prostat, terletak di
bawah kandung kemih dan menghasilkan cairan yang bersifat alkalis, menyerupai
susu yang akan meningkatkan mortalitas sperma dan membesar saat usia remaja
hingga 20 tahun.
2.
vesikula seminalis, merupakan kantong berkelok-kelok yang bermuara di duktus ejakulatorius.
- Fungsi penis : untuk kopulasi dan eksresi.
- Hormone yang diproduksi testis :
1.hormon
testosterone : berfungsi saat janin yaitu untuk penurunan testis dalam skrotum
dan pada saat dewasa untuk tumbuh dan berkembang.
2. hormon
hipofisis ;
Fsh : berperan saat spermatogenesis
Lh : di dalam testis mensekresikan testosterone
- Pada saat spermatogenesis dihasilkan spermatid yang akan berkembang menjadi sperma setelah spermiogenesis.
2. SISTEM REPRODUKSI WANITA
- Organ reproduksi wanita:
1. ovarium : sebagai tempat
oogenesis dan penghasil hormone progesterone dan estrogen
2. tuba fallopi : tempat
fertilisasi dengan bagian ujung terbuka berbentuk corong dangan fimbrie untuk
menangkap ovum dari ovarium yang disebut infundi bullum.
3. uterus : tempat implantasi dan
pertumbuhan janin, dinding dalamnya disebut endomatrium yang mengalami
perubahan selama siklus menstuasi.
- Hormon kelamin wanita :
1.
estrogen : dihasilkan oleh ovarium dan plasenta
2. progesterone
: diasilkan oleh ovarium, fungsinya merangsang pertumbuhan endomatrium
uterus untuk persiapan implantasi
zigot
3. LH : dihasilkan oleh hipofisis,
fungsinya untuk ovulasi
4. FH: berfungsi untuk merangsang
ovarium memproduksi hormone estrogen dan hormone progesterone serta memacu
pertumbuhan dan perkembangan folikel (ovum)
- Hormone- hormone yang membantu persalinan; relaksin, estrogen, dan oksitosin.
- Pada saat oogenesis yang terjadi di ovarium dihasilkan satu ovum fungsional dan tiga badan polar yang tidak fungsional.
- Pada 30 hari siklus menstruasi, ovulasi terjadi pada hari ke 15 dari hari pertama menstruasi.
3. KELAINAN SISTEM REPRODUKSI
Kelainan orkitis adalah peradangan pada testis akibat
infeksi virus parotitis.
Penyakit menular seksual diantaranya AIDS, gonorrhea, dan
sipilis.
No comments:
Post a Comment